5 Contoh Investasi Jangka Panjang dan Cara Investasi Bagi Pemula Agar Investasimu Tersusun Dengan Baik

5 Contoh Investasi Jangka Panjang dan Cara Investasi Bagi Pemula Agar Investasimu Tersusun Dengan Baik

Setiap orang memiliki kebutuhan yang  berbeda-beda, dari kebutuhan sehari-hari, gaya hidup, hingga tabungan. Semua itu tergantung penghasilan dari masing-masing individu, maka dari itu untuk mengatur keuangan kamu dapat melakukan investasi.

Dari investasi kamu bisa memiliki pasif income yang akan terus mengalir selama kamu masih memiliki investasi tersebut, dengan begitu kamu dapat memanfaatkannya untuk kebutuhan sehari-hari bahkan dapat kamu gunakan untuk kebutuhan yang tidak terduga.

Dalam investasi terbagi menjadi 2 yaitu investasi jangka panjang dan investasi jangka pendek, untuk menentukan bagaimana harus investasi kamu harus memahami dahulu apa itu investasi.

Apa Sih Investasi?

Investasi adalah suatu aktivitas menaruh atau menempatkan modal baik itu uang atau asset berharga lainnya kedalam suatu benda, lembaga atau suatu pihak dengan tujuan mendapatkan keuntungan kedepannya. Istilah investasi sendiri berasal dari italia, berasal dari kata investire yang berarti memakai atau menggunakan.

Dari pengertian tersebut bagi orang yang telah menaruh atau menempatkan modal kedalam pihak tertentu disebut dengan pemodal atau investor. 

Investasi terbagi menjadi 3 yaitu investasi jangak pendek, investasi jangka menengah dan investasi jangka panjang . berikut adalah pengertiannya 

• Pengertian Investasi Jangka Pendek 

Investasi jangka pendek adalah investasi yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan, namun invetasi ini hanya bersifat sementara yang pada umumnya akan ditarik dalam waktu yang lebih cepat, waktu yang dikategorikan dalam investasi jangka pendek adalah 1 sampai 3 tahun.

• Pengertian Investasi Jangka Menengah 

Investasi jangka menengah adalah investasi dengan penanaman modal yang dijalankan dalam waktu yang tidak panjang dan juga tidak pendek. Umumnya investasi jangka menengah ini bisa dari satu tahun hingga lima tahun.

• Pengertian Investasi Jangka Panjang

Investasi jangka panjang adalah investasi yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dalam jangka waktu yang panjang, untuk mendapatkan keuntungan diperlukan waktu 5 – 10 tahun bahkan bisa lebih agar dapat menikmati pasif income dari investasi tersebut.

Itulah pengertian dari investasi jangka pendek, investasi jangka menengah dan jangka panjang. Namun kali ini saya akan membahas tentang contoh, tujuan dan cara melakukan investasi jangka panjang .

5 Contoh Investasi Jangka Panjang dan Cara Investasi Bagi Pemula Agar Investasimu Tersusun Dengan Baik

5 Jenis Investasi Jangka Panjang

Contoh dari investasi jangka panjang adalah sebagai berikut 

1. Investasi Logam Mulia (Emas)

Mayoritas orang mengetahui bahwa emas adalah logam mulia yang memiliki harga semakin meningkat dari tahun ke tahun, oleh sebab itu banyak orang yang memilih emas sebagai investasi jangka panjang.

Dalam kurun waktu 5-10 tahun emas yang kamu miliki saat ini akan memiliki nilai tambah yang signifikan.

2. Investasi Saham

Investasi saham dapat kamu jadikan sebagai pilihan investasi jangka panjang yang sangat menggiurkan, jenis investasi ini adalah bukti kepemilikan surat atas modal yang telah diberikan terhadap suatu perusahaan. 

Selain mendapatkan deviden dari saham yang telah kamu beli, harga saham akan semakin meningkat dari tahun ketahun itu semua akan membuat pasif income terus mengalir, namun harus diketahui investasi saham adalah High Risk High Return.

Kamu dapat menerima keuntungan yang sangat besar dalam waktu tertentui namun sebaliknya kamu juga memiliki resiko yang besar dalam waktu tersebut.

3. Investasi Reksa Dana

Reksadana adalah salah satu jenis investasi jangka panjang yang dapat kamu gunakan, investasi ini menggunakan pihak ketiga dalam mengelola keuangan yang kamu tanamkan. Jadi kamu tidak perlu repot untuk memikirkan bagaimana  menggandakan uang yang  kamu miliki

Dengan investasi ini kamu hanya tinggal duduk diam dan memantau pergerakan uang yang kamu miliki, karena pihak ketiga yang akan membantu mengelola keuangan yang kamu miliki. Selain itu nilai investasi reksadana lebih stabil dibandingkan dengan saham.

4. Investasi  Deposito 

Salah satu investasi jangka panjang yang tidak menguras otak adalah dengan deposito, investasi ini juga sangat aman dilakukan untuk pemula. Deposito merupakan investasi dengan cara memasukkan sejumlah uang kedalam perbankan dalam jangka waktu yang telah ditentukan.

Salah satu jenis deposito yang sangat populer adalah deposito berjangka, selain sangat mudah dilakukan deposito jenis ini memiliki keuntungan yang lebih besar karena suku bunganya yang tinggi.

5. Investasi Properti

Asset properti merupakan investasi jangka panjang yang saat  ini sangat dicari oleh semua kalangan. Bagaimana tidak ? nilai dari asset tersebut semakin meningkat dari tahun-ketahun bahkan harganya bisa 3-4 kali lipat dari harga beli.

Untuk jangka panjang 5-10 tahun dapat dipastikan asset properti pasti mengalami kenaikan yang signifikan. Namun kamu harus mengeluarkan dana yang besar untuk mendapatkan investasi yang satu ini.

Tujuan Investasi Jangka Panjang

Secara umum investasi jangka panjang merupakan cara yang digunakan untuk mendapatkan pasif income dimasa yang akan datang atau menggandakan kekayaan dimasa yang akan datang dengan cara menaruh sebagian dana yang kita miliki saat ini.

Inilah beberapa tujuan investasi jangka panjang 

• Mendapatkan penghasilan dari pasif income secara rutin dimasa depan

• Mempersiapkan dana untuk kebutuhan yang akan datang contohnya membeli rumah, kebutuhan pendidikan anak, pernikahan dan membiayai hidup ketika sudah tidak bekerja

• Melindungi nilai uang agar tidak drop secara drastis akibat dari inflasi atau perubahan ekonomi 

 Cara Berinvestasi bagi Pemula

Investasi memang memberikan keuntungan yang luar biasa bagi siapapun yang sudah berinvestasi, namun masih banyak juga orang yang melakukan investasi jangka panjang namun tidak paham resiko yang akan dihadai, maka dari itu coba simak cara Berinvestasi dibawah ini

1. Pahami Konsep dan Risiko Investasi

Investasi merupakan instrument yang memiliki tingkat resiko yang tinggi, maka dari itu ada baiknya kamu gunakan pihak asuransi untuk menghindari kejadian yang fatal terjadi, atau setidaknya kamu gunakan asuransi jiwa dan asuransi kesehatan.

Seorang pemula akan bekerja lebih giat dalam menjalankan cita-citanya, dalam hal ini asuransi sangat diperlukan untuk mengantisipasi sakit mendadak atau lebih parahnya sampai kematian.

2. Rencanakan tujuan  Keuangan yang Jelas

Kamu harus memiliki tujuan yang jelas sebelum melakukan investasi, langkah awal yang dapat kamu lakukan adalah membuat list untuk tujuan kamu kedepan,  Pencapaian apa saja yang ingin kamu raih kedepannya. Dengan tujuan yang jelas maka investasimu  akan lebih terarah karena kamu memiliki target yang akan dituju.

Target yang kamu tuju dapat dibagi dalam beberapa bagian misalnya jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang. Semua itu tergantung keperluan dan tujuan kamu melakukan investasi tersebut misalnya kamu gunakan untuk dana menikah, dana pendidikan, dana pensiun dan lainnya.

3. Tentukan Instrumen Investasi

Setelah memiliki tujuan yang jelas dengan keuangan, selanjutnya kamu dapat memilih instrument investasi yang cocok untuk profil resikomu. Setiap orang memiliki tingkat resiko dan pendapatan yang berbeda. Dengan memilih instrument yang tepat maka dapat  meningkatkan efektivitas dalam menjapai tujuan investasi yang kamu rencanakan.

Sebagai investor dalam memilih profil resikonya terbagi menjadi 3 tipe yaitu investor konservatif, investor moderat dan investor agresif:

• Investor Konservatif adalah investor yang menyukai investasi yang stabil, tidak mau pokok investasinya berkurang, dan tidak suka dengan investasi yang memiliki nilai fluktuasi.

• Investor Moderat adalah investor yang cukup puas jika nilai investasi yang dia tanam tumbuh melampaui tingkat inflasi dan deposito bank dan masih menerima nilai fluktuasi yang ada.

• Investor agresif adalah investor yang  berani mengambil resiko dengan fluktuasi harga yang tajam, karena mengharapkan investasinya berkembang berkali lipat dari harga sekarang, meski begitu dia sudah siap dengan resiko yang akan terjadi..

4. Buka Rekening Investasi

Setelah memiliki rencana dan tujuan yang jelas kamu dapat melanjutkan ke tahap selanjutnya yaitu membuka rekening untuk investasi atau mengeksekusi semua yang sudah kamu rencakanan, pada umumnya untukmelakukan investasi kamu harus membuka tabungan di lembaga keuangan seperti sekuritas, reksadana, dan lain-lain. 

Sebelum membuka rekening investasi kamu pastikan dahulu perusahaan yang akan kamu ikuti adalah perusahaan yang sudah terdaftar di Bappebti dan Juga OJK Indonesia agar semua transaksi yang kamu lakukan aman dan terjaga.

Untuk awal kamu investasi kamu bisa membuka rekening dengan modal uang 100 ribu, dengan uang tersebut kamu dapat memiliki reksadana ataupun saham dengan jumlah lot yang kecil.

5. Lakukan Investasi Secara Disiplin

Setelah kamu memiliki rekening untuk investasi kamu harus melakukan investasi dan menjalankan semua strategi yang kamu rencanakan dengan konsisten. Dengan strategi yang tepat dan konsistensi yang tinggi akan mengoptimalkan modal yang kamu punya dalam mencapai tujuanmu.

Selain menjalankan secara konsisten kamu harus mengevaluasi secara berkala terhadap investasi yang kamu punya, agar kamu mengetahui perkembangan yang akan terjadi investasi yang kamu miliki.

Itulah 5 Contoh investasi  Jangka Panjang dan cara investasi bagi pemula Agar investasimu Tersusun dengan Baik. Semoga dapat menambah wawasan bagi kita semu.

Terimakasih.


.



0 Komentar

Posting Komentar