Cara Mengenalkan Teknologi pada Anak Usia Dini Agar Karakter Anak Tidak Terganggu

Cara Mengenalkan Teknologi pada Anak Usia Dini Agar Karakter Anak Tidak Terganggu

Tahukah anda bahwa teknologi sekarang bukan hanya untuk orang dewasa, melainkan untuk semua kalangan baik itu anak muda, dewasa, bahkan anak usia dini. 

Pentingnya mengenalkan teknologi pada anak usia dini bukan lagi pilihan, melainkan kewajiban. Karena jika tidak diperkenalkan sejak awal, sangat mungkin mereka akan mengetahuinya melalui teman atau lingkungan di luar rumah yang belum tentu produktif bagi perkembangan jiwa mudanya. 

Untuk itu sebagai orang tua atau orang terdekat yang menjadi panutan bagi anak anda harus mengenalkan teknologi kepada anak sesuai dengan porsi masing-masing, agar anak tidak terlebih dahulu mengenal teknologi dari orang yang dapat merusak karakter anak.

Bagaimana Cara Mengenalkan Teknologi pada Anak Usia Dini?

Kenali kebutuhan anak

Setiap anak mempunyai kecenderungan yang berbeda terhadap produk teknologi. Ada yang sangat suka, suka, atau bahkan tidak terlalu suka dengan perangkat canggih yang dilihatnya. Namun, tingkat preferensi menjadi dasar untuk menentukan jenis konten apa yang pantas kita sajikan untuk anak-anak. 

Faktor yang harus diperhatikan adalah usia anak. Usia yang berbeda, preferensi dan kebutuhan yang berbeda untuk akses ke teknologi. Meski konten aman mulai bermunculan di Internet yang dapat diakses melalui perangkat digital, menurut saya pribadi 5 tahun adalah usia yang ideal untuk mengenalkan teknologi. 

Anak bungsu kita sudah pandai membaca dan menulis di usia ini dan merupakan modal dasar untuk berinteraksi dengan teknologi canggih. Kemampuan membaca akan mempengaruhi pemahaman materi atau isi instruksi yang diakses. 

Hobinya mengamati berbagai truk dan alat berat kemudian menggambarnya. Informasi ini sangat penting untuk kita gunakan sebagai panduan materi apa saja yang perlu kita sediakan untuk menunjang keahliannya.

Instal Aplikasi Pendukung

Langkah selanjutnya adalah menginstal aplikasi yang tepat untuk mendukung kreativitas anak. Pertama, mainkan aplikasi atau game. Tak bisa dipungkiri, hampir semua anak menggemari berbagai permainan, baik secara fisik maupun digital. 

Di dunia maya dan app store banyak sekali permainan yang bisa kita pilih sesuai dengan kebutuhan anak. Entah itu murni hiburan atau permainan yang mengasah ketangkasan, keduanya bermanfaat untuk perkembangan otak si kecil. Hanya saja tentunya harus dibatasi dengan kesepakatan bersama karena konsumsi berlebihan hingga kecanduan juga berbahaya.

Pasang Parental Lock

Dunia maya seperti hutan belantara yang luas dengan berbagai penghuni dan temperamen. Interaksi bebas antar pengguna memungkinkan komunikasi intensif terjadi hampir tanpa hambatan, kecuali hambatan bahasa jika berbeda negara. Seperti media lainnya, Internet dapat menjadi berkah atau bencana. 

Di satu sisi, ia menawarkan jutaan kemungkinan bagi penggunanya untuk mengembangkan dan meningkatkan pengetahuan. Namun di sisi lain, banyaknya kemungkinan juga membuka pintu penyalahgunaan untuk kepentingan orang-orang yang tidak bertanggung jawab. 

Penindasan dunia maya, atau bullying di Internet, dapat terjadi dengan begitu mudah baik melalui tulisan maupun video. Terbukanya akses ke dunia global juga berisiko munculnya konten negatif yang tidak layak dinikmati oleh anak usia dini. 

Video porno masih banyak beredar yang bisa dibuka dengan mudah hanya dengan beberapa ketukan jari. Oleh karena itu, orang tua perlu memasang parental lock pada gadget yang digunakan anaknya untuk menetapkan batasan konten yang boleh dan tidak boleh diakses. 

Edukasi dan Asistensi

Meski sudah terpasang parental lock dan aplikasi konstruktif, bukan berarti anak bisa bebas menggunakan gadget sesuka hati. Selain menyepakati screen time atau waktu di depan layar gadget, orang tua perlu membekali mereka dengan pengetahuan tertentu tentang bagaimana memanfaatkan kemajuan teknologi dengan bijak. 

Lebih penting lagi, sesekali menemani anak saat mengakses internet di gadgetnya karena melalui momen kebersamaan ini kita bisa menyuntikkan pelajaran penting sekaligus membangun bonding antara orang tua dan anak. Anak merasa diperhatikan tapi tidak dikekang karena kita memberi bimbingan, bukan larangan. 

Itulah  Cara Mengenalkan Teknologi pada Anak Usia Dini Agar Karakter Anak Tidak Terganggu, dalam hal ini peran orang tua atau orang terdekat sangatlah penting untuk menjaga anak agar tidak merusak karakter, Semoga dapat menambah wawasan bagi sahabat Kitahebat

Terimakasih

 

0 Komentar

Posting Komentar