Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 Teknologi Pertanian yang di Terapkan di Indonesia

5 Teknologi Pertanian yang di Terapkan di Indonesia

Di masa pandemi Covid-19 saat ini, sektor pertanian membawa banyak kabar baik bagi perekonomian Indonesia. Hal ini tidak lepas  dari bantuan sejumlah teknologi yang sangat membantu industri pertanian.

Dengan adanya sejumlah teknologi pertanian yang berdampak positif bagi sektor nasional ini, petani juga dapat meningkatkan produktivitas dengan besarnya bantuan teknologi. Seperti bantuan teknologi Transplanter untuk instalasi pengolahan limbah.

Seiring dengan perkembangan zaman, teknologi pertanian juga semakin modern, hal ini tentunya berdampak positif bagi para petani. Dengan bantuan teknologi pertanian, efektivitas penanaman, perawatan, dan panen dapat lebih ditingkatkan. Selain itu, biaya operasional yang harus dikeluarkan petani semakin berkurang seiring dengan meningkatnya hasil produksi.

Baca juga : Pengertian teknologi pangan dan prosesnya yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari

Apa Saja Teknologi Pertanian yang Saat ini di Terapankan di Indonesia?

Transplanter

Teknologi transplanter direkomendasikan oleh R&D (Riset dan Pengembangan) Kementerian Pertanian untuk memberikan jarak yang tepat antara padi yang ditanam. Konsep teknologi pertanian ini sangat menganut sistem jajar legowo dari Jawa Timur dalam proses penanaman padi. Transplater diyakini dapat meningkatkan produksi beras hingga 30%. 

Jarak antar padi yang tepat memudahkan petani dalam memeliharanya. Harga satu unit mesin transplanter ini berkisar Rp. 75 juta. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena pemerintah akan memberikan bantuan mesin ini kepada para petani. Saat digunakan untuk menanam padi, mesin ini tidak akan tenggelam dalam lumpur persawahan karena dilengkapi dengan pelampung. Meski begitu, transplanter didesain seringan mungkin agar tidak menyulitkan petani.

Indi Combine Harvester

Dengan menggunakan combine harvester indo akan mempermudah urusan panen padi mulai dari pemotongan, pengangkutan petani, pertanian, pertanian, sortasi, hingga bagging. Dengan combine harvester indo, Anda tidak lagi membutuhkan banyak orang untuk memanen padi, karena satu mesin hanya membutuhkan tiga orang, dengan kapasitas kerja empat hingga enam jam per hektar.

Teknologi ini akan meningkatkan kinerjanya saat digunakan di lahan basah. Indo combine transplanter memiliki gaya tekan ke tanah sebesar 0,13kg/cm2, mengurangi kemungkinan mesin tenggelam ke dalam tanah. Hebatnya lagi, teknologi pertanian ini mampu menghasilkan gabah dengan tingkat kebersihan hingga 99,5%.

Mesin Pemilih Bibit Unggul

Bibit yang unggul akan menghasilkan tanaman dengan kualitas yang baik pula. Dulu petani tidak bisa menentukan benih mana yang menghasilkan tanaman terbaik, sekarang dengan teknologi pertanian bisa diketahui. Penggunaan mesin sortir benih unggul ini banyak digunakan oleh perusahaan pemasok benih.

Misalnya, pemilihan benih jagung hibrida. Bibit jagung ini memiliki kualitas terbaik, tanaman yang akan dihasilkan akan memiliki kualitas tongkol yang unggul dan bibit jagung yang semakin banyak. Dengan mesin sortir benih yang unggul, tentunya Anda sebagai petani tidak perlu lagi khawatir akan menanam benih dengan kualitas yang kurang baik.

Alat Pengering Kedelai

Teknologi pertanian ini sangat membantu Anda untuk mencegah penurunan kualitas kedelai akibat proses pengeringannya yang terlambat. Dengan pengering ini, proses pengeringan yang biasanya memakan waktu delapan hari, bisa dipersingkat menjadi hanya satu hari. Tidak hanya itu, mesin ini juga dapat meningkatkan daya tumbuh benih kedelai hingga 90,3%.

Baca juga : 5 Penemuan teknologi terbaikyan gjarang diketahui saat ini sangat mengesankan

Instalasi Pengolah Limbah

Limbah ternak seringkali tidak dikelola dengan baik oleh petani. Padahal, kotoran ternak ini bisa dimanfaatkan untuk hal yang lebih baik. Daripada lingkungan, lebih baik menggunakan limbah ini untuk pupuk organik. 

Jika Anda tidak punya banyak waktu untuk mengolah sendiri limbah Anda menjadi pupuk, ada pabrik pengolahan limbah. Dengan menggunakan instalasi pengolahan limbah, barang-barang yang semula tidak berguna dapat diubah menjadi pupuk organik dan biogas.

Itulah  5 Teknologi Pertanian yang di Terapkan di Indonesia,  masih banyak teknologi yang ada diIndonesia ataupun didunia dan belum diketahui oleh banyak orang. kalian dapat membantu mencarinya. 

Semoga dapat menambah wawasan bagi sahabat Kitahebat

Terimakasih 

 

KITA HEBAT
KITA HEBAT Sebuah media digital Indonesia yang memberikan konten profesional dengan standart pedoman yang tinggi.

Posting Komentar untuk " 5 Teknologi Pertanian yang di Terapkan di Indonesia"